pengen nge-BLOG

Juli 23rd, 2008

Fenomena Maia-Dhani

Posted by amini in Coretan  Tagged , , , , , , ,

wah didetikhot ada berita baru lagi nih soal maia vs dhani, heran deh masalah rumah tangga kok di umbar sedemikian bebasnya,  menurutku sih Maia dan Dhani hanyalah korban infotainment, hihihi, bayangkan kehidupan pribadi di buka sedemikian luas dan dikonsumsi oleh masyarakat luas. saling tuduh menuduh, saling menghujat, saling menuntut loh kok mereka gak inget yah waktu dulu pacaran atau waktu mereka “bikin” Al, El dan Dul.

pesen saya sih buat mas dhani dan mbak maia:

mas mbak lha mbok ngalah sa’aken anak-anak wes lah podo ngaku salah kabeh, ojo ngersulo ilingo waktu gawe anak ojo rebutan anak, ilingo waktu pacaran jaman e ambung-ambungan…. wes lah ancen urip iki kowalak walik kok, nek kadung tresno lali dunyo, nek lagi benci sampe mati.

oala mas, mbak anak gawe bareng yo dirumat bareng.

wes lah nek ra enak ojo di lek,  nek wes gak tresno ikhlasno wae wes dimareni tukarane, ngurus anak-anak bareng trs rabi dewe-dewe beres wes. jok kakean pola, eman duik e entek gawe bayar pengacara mending di kekno aku wae.

ok

Juli 23rd, 2008

Bekerja? yang jenuh

Posted by amini in Coretan

hmm, jam 8.30Am dah nyampe kantor duh telat deh hari ini, pagi tadi aku bangun jam 7.00 sampe kesiangan sholat subuh, gak tau nih dari semalam aku males banget menghadapi hari ini, rencananya mo gak masuk tapi dipikir-pikir dirumah juga ngapain malah capek ngurus anak… hehehe kebiasaan kalo lagi dirumah farel pasti dekentnya ama aku, ujung2 nya pengen muter-muter ngajakin jalan-jalan hah… malah males pikirku, eh belum juga mandi dah ditelpon si bos duluan, ntar jam 10.30Am ketemu klien gubrak! ( jadi inget lagunnya intan :D)

ahirnya ngantor juga hari ini sampe kantor duduk dikursi panas lagi sebelahan ama dewi lagi, wah alamat banyak pertanyaan dan cerita hari ini, grrrr mending buka laptop dan ngeblog aja pura-pura sibuk.

kadang aku berpikir kerja itu suatu rutinitas yang menjenuhkan kalo di hari-harinya cuma gini-gini doang, kerjaan numpuk, ngadepin bos yang perfectsionis, kudu ngadepin klien yang banyak permintaan, ngadepin temen-temen yang kadang ngyebelin hmmm,….  belum lagi penghasilan yang pas pas an, begitu ahir bulan capek deh cari pinjeman kakakakka,… ah gak segitunya kok aku untuk masalah yang satu ini aku ada back up sampingan yang cukup buat nutupin kebutuhan sampe ahir bulan,  dulu sihdengangaji segini kehidupan ku cukup memenuhi kebutuhan sebulan, malah ada rutinitas di minggu pertama abis gajian langsung belanja deh ke Borma atau sekedar makan-makan de luar, gak tau nih semenjak kenaikan BBM, kok aku ngerasa berat banget yah, bini terus ngajukan proposal bulanan yang semuanya jadi naek, loh ma…. inflasi kan cuma 12% ini kenaikan kebutuhan dapur kok segini gedenya… tau jawabanya? yah udah ayah aja sendiri sono yang belanja, beh… malah rumit aku, kegagalam pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya kerasa berimbas dalam kehidupanku, belum beres masalah dapur, farel tiap minggu kudu jalan-jalan pake mobil begitu diajak pake motor gak mau, belum lagi acara-acara yang lain, huh… makin berat beban kehidupan yang kurasa.

menurut hukum ekonomi (kata orang di tivi) tingkat konsumsi setiap orang tidak akan turun karena kenaikan harga-harga, kalaupun ada penurunan hanya kisaraon 0.00xx% tidak terlalu signifikan dibanding dengan tingginya harga-harga kebutuhan pokok…. lha emang jaman gini orang-orang bukan hanya mengencangkan ikat pinggang lagi malah mereka dah gak bisa beli ikat pinggang.

aku cuma bisa bersyukur, masih bisa menjalani kehidupan ini dengan kebutuhan yang terus meningkat, coba liat disekitar kita, tukang becak, tukang asongan, tukang bakso, sopir angkot, tukang ojek dan mereka yang kehidupan ekonominya dibawah kita, apa yang mereka rasakan? aku sampai tidak bisa berpikir apa yang mereka makan sehari-harinya, bagaimana mereka membayar rekening listrik, bayar sewa kontrakan, bayar sekolah anak-anak, membeli susu bayi mereka apa mereka bisa membeli semuanya? hmm… sampai-sampai ketika aku bertemu dengan pengemis di perempatana jalan aku memalingkan muka, bukannya jijik dengan mereka, tapi hatiku sakit melihat mereka, kalau aku bisa membantu aku akan bantu tapi kehidupanku juga pas-pas an, sementara para pejabat yang berwenang duduk dikursi empuk, berpakaian rapi, mau kemanapun diantar dengan kendaraan mewah, apa mereka gak sadar kalau mereka makan hak orang-orang miskin. tak sadarakah mereka? mereka hanya bisa bicara akan mensejahterakan rakyat! loh rakyat yang mana?

hah…. makin ngawur aku,  biarlah kehidupan ini berjalan dengan sendirinya, biarkan orang-orang hidup menjalani skenario yang telah di atur oleh Yang di Atas, bairkansetiap orang menjalani adegan-adegan yang telah di Atur-Nya,biarlahorang mukmin akan menjalani ujiannya, biarlah orang miskin menjalani cobaannya dan biarlah orang sombong menjalani adzabnya.

dan hari ini aku akan bekerja menjalani kehidupanku, mencoba menghadapi  ujian ini dengan Tawwakal, penuh kesadaran bahwa aku hanya menjalani skenario yang diatur olehNya.

Juli 19th, 2008

Selamat datang para “Penipu” Rakyat

Posted by amini in Coretan

Pemilu telah tiba! eh jadi inget lagunya tasya…. cuma beda nya tasya menyanyikan suasana liburan yang menyenangkan berbeda dengan suasana sekarang menjelang pemilu 2009. kemaren sempet liat di TV puluhan ketua umum partai sedang berargumen dengan visi dan misinya, beberapa partai baru berpendapat bahwa mereka akan membuat suatu perubahan mendasar pada pola politik indonesia wuih… keren sekali visi dan misi mereka, namun dalam hati aku hanya tersenyu kecut sambil berguman “SELAMAT DATANG PARA PENIPU RAKYAT SEMOGA SETELAH ANDA TERPILIH NANTI PERUT KALIAN AKAN GENDUT DIPENUHI CACING2 HASIL DARI MAKAN UANG RAKYAT” ah… aku hanya “pisimis” dengan nasib bangsa ini gak ada harapan yang indah yang akan ada di hari esok, aku hanya jadi inget waktu pemilu 2004, keluarga biniku dengan bangga memilih “capres” yang katanya ganteng dan berwibawa dengan yakin dan bangganya mereka mengharapkan perubahan dihari esok, …… namun kemaren waktu bareng nonton TV ada berita soal pemilu 2009 mereka mengeluh dengan keadaan yang kian memburuk, menyalahkan pemerintah (yang mereka pilih sendiri) hihih aku hanya tersenyum (untung dulu gak nyoblos dia) begitu aku sindir yah… siapa yang milih gak seharusnya menyesalinya mas…. begitu keluar kata-kata pembelaan diri .. aku langsung ke belakang ambil teh heheheh…

Bangsa ini gak akan baik, kalo hukum dan sistem tidak dijalankan dengan baik, undang-undang dibuat hanya untuk melindungi kepentingan mereka sendiri, orang gedean bercerita tentang nasib rakyat di sebuah hotel dengan layanan “full services”, para “mahasiswa” berdemo mengaspirasikan suara rakyat sambil mengkonsumsi “narkoba”, membakar, anarkis…. Loh,.. rakayat jelata… gimana nasibnya?….

kok susah bener yah sebentar saja negeri ini aman, tenteran, nyaman… orang kerja gak kena macet karena demo, orang makan gak susah nyari Gas/Minyak buat masak, anak-anak sekolah gak repot nyari tempat karena bangunan sekolah mereka roboh, ibu-ibu gak ngomelin tukang sayur karna harga pada naek, para bapak gak garauk-garuk kepala bininya pada ngeluh soal harga… loh para bapak kan benernya gak mau tau hihihi.

hmmm… makin bingung aku dengan negeri ini, sebenarnya apa sih yang diharapkan oleh semua yang hidup di negeri ini entah itu rakyat, pejabat, buruh, mahasiwa, tukang angkot, anak tk, ibu-ibu, remaja dan semua anggota masyarakat? aku kira jawaban mereka sama dengan ku, mereka ingin aman, nyaman, bahagia, tidak merasa dibebani, tidak merasa tidak aman, bahagia dengan keluarganya, bahagia dengan saudaranya, temannya, saling menyapa dengan tetangga, mengasuh anak di taman, anak-anak bermain bahagia, tidak ada berita perampokan, tidak ada berita ada demo di istana, tidak ada berita bentrokan, tidak ada berita kekerasan, dan lain-lain. menurutku pemerintah harusnya memfasilitasi semua aspek kebutuhan masyarakan tidak hanya anggota DPR, Pejabat, Konglomerat, Pengusaha dan orang-orang kayan, sebenarnya fasilitas rakyat itu murah… bangun aja rumah sakit murah, bangun saja pasar rakyat yang indah, bangunkan taman bermain, perindah fasilitas umum, para polisi seringalah patroli, jangan hanya duduk di pos polisi, jangan hanya operasi sana-sini, tentara sapalah masyarakat, hilangkan sifat garangmu, para pejabat dan orang kaya sisihkan sedikit hartamu, berilah bea siswa anak-anak tidak mampu, presiden singgahilah daerah-daerah acuhkan sebentar para para kolegamu, para menteri cobalah duduk bareng dengan masyarakat dengarkan suara mereka lalu lakukan tugasmu, mahasiswa kuliah lah, seringlah baca buku tentang tugas tugas jurusanmu, hindari baca tulisan orang orang haluan kiri,  remaja bertindaklah dengan perasaan hindari hedonisme, anak kecil mainlah di taman hindari nonton tv, ibu-ibu jangan hanya menggosip, bapak-bapak seringlah berkumpul dengan keluarga. dan lain sebagainya.

ahh,.. makin ngaco aku nulis malam ini….. hah, malam kiam larut, semoga besok hari berganti dengan dengan secercah harapan bahwa nanti benar akan terbukti bahwa wakil-wakil rakyat dengan visi dan misi nya akan memberikan janji yang indah dan yakinkan itu bukan hanya bualan politik, hmmm gimana caranya? kita kirim obat anti lupa biar mereka gak lupa akan janji janjinya….

Ps. 34 partai Politik itu makin membingungkan….. pilih mana yah?

Juni 10th, 2008

Halo dunia!

Posted by amini in Tak Berkategori

Welcome to Blogdetik.com. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

  • Monthly

  • Meta

    • Subscribe to RSS feed
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe to Atom feed
    • Powered by WordPress; state-of-the-art semantic personal publishing platform.
    • Firefox - Rediscover the web